Senin, 21 Oktober 2013

Interaksi Manusia dan Komputer Pertemuan - 2

Guidelines, Principles and Theories

Theories (Teori) 
Panduan bagi perancang tersedia dalam bentuk:
  • Teori-teori tingkat tinggi sebagai kerangka kerja atau bahasa untuk membahas hal-hal tak tergantung aplikasi. 
             Dibagi menjadi 2 bagian :    
a. Explanatory theory: membantu dalam mengamati kelakuan, menggambarkan kegiatan, menghasilkan desain, membandingkan konsep tingkat tinggi beberapa perancangan, pelatihan. 
b.  Predictive theory : memungkinkan desainer membandingkan waktu eksekusi atau tingkat kesalahan dalam desain yang diusulkan.
  • Prinsip-prinsip tingkat menengah yang berguna dalam membuat dan membandingkan alternatif desain.
  • Pedoman-pedoman spesifik dan praktis yang memberikan pengingat tentang aturan-aturan berguna yang telah disingkapkan oleh perancang.



Four-Level Approach (Menurut Foley dan Van Dam) :
Top-down, descriptive theory yang membagi sistem interaktif menjadi beberapa tingkatan :
  • Konseptual : model mental pemakai tentang sistem interaktif.
  • Semantik : arti yang disampaikan oleh komputer I/O.
  • Sintaktik : pembentukan satuan yang menyampaikan semantik.
  • Leksikal : ketergantungan terhadap piranti dan mekanisme presisi.



 Principles (Prinsip)
Jenis-jenis pemakai:
  • Novice (first-time users) 
Konsep tugas dan antarmuka dangkal, baru pertama kali menggunakan perangkat.
Perancangannya :  
  • Batasi jumlah pilihan
  • Umpan balik yang informatif
  • Manual dan tutorial online yang efektif
  • Knowledgeable intermittent users 
Konsep tugas stabil.
Konsep antarmuka luas namun sulit mengingat sintaktik.
Perancangannya :
  • Struktur menu yang rapi
  • Konsistensi
  • Kejelasan antarmuka yang jelas
  • Perlindungan dari bahaya karena eskplorasi fitur
  • Expert frequent users.Terbiasa dengan konsep tugas dan antarmuka.
    Ingin pekerjaan cepat selesai.

    Perancangan : 
    • Makro
    • Shortcuts
    • Singkatan, dsb


Guidelines (Pedoman)
Perbedaan antara prinsip dasar dan pedoman yang lebih informal tidaklah tegas.
Beberapa contoh pedoman : 
          a. Pedoman data display
          b. Pedoman untuk mengarahkan perhatian sang pengguna
          c. Pedoman untuk data entry

5 Tujuan Tingkat Tinggi Data Display (Menurut Smith dan Mosier) :

  • Konsistensi tampilan data.
  • Asimilasi informasi yang efisien oleh pemakai.
  • beban ingatan pemakai yang minimal.
  • kompatibilitas tampilan data dengan pemasukan data.
  • fleksibilitas kendali pemakai. 

 Pedoman untuk mengarahkan perhatian pengguna (Menurut Wickens dan Holland) :
  • intensitas. gunakan dua tingkatan, dengan penggunaan intensitas tinggi hanya untuk menarik perhatian.
  • penandaan. gunakan garis bawah, dll.
  • ukuran. gunakan maksimal 4 ukuran, ukuran yang lebih besar biasanya lebih menarik perhatian.
  • pemlihan font (jenis tulisan). gunakan maksimal 3 jenis font.
  • blinking. gunakan secara terbatas.
  • warna. gunakan maksimal 4 warna standar yang sesuai dan tidak mencolok mata.
  • audio. gunakan nada lembut untuk feedback biasa dan nada keras untuk kondisi darurat.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar